Manajemen investasi dalam revolusi financial yang makin kompleks menjadi sebuah kebutuhan bagi investor tanpa bisa di tawar-tawar lagi. Pasalnya, lalu lintas berita yang begitu marak beredar lewat beragam platform media sosial seringkali membuat investor pemula menjadi bingung.
Oleh sebab itu manajemen investasi menjadi solusi terbaik untuk investor yang berniat ingin membangun portofolio bisnisnya secara aman.
Apa itu manajemen investasi ?
Secara literasi, hal itu berkaitan dengan sebuah jasa layanan keuangan profesional di bidang pengelolaan portofolio investasi. Portofolio ini mencakup analisis pasar, pemilihan aset, manajemen resiko hingga pemantauan saat trading.
Nah untuk melakukan beragam portofolio ini maka hal itu biasanya akan ditangani langsung oleh
- manajer investasi
- Penasihat keuangan profesional
- Fund manager profesional
Tujuan mereka melakukan hal itu ialah dalam rangka membantu investor agar asetnya bisa berkembang. Untuk itu tidak mengherankan ada banyak investor pemula atau investor kawakan selalu menggunakan jasa manajemen investasi untuk tujuan :
1. Membantu mereka untuk mengurangi resiko pasar
Riset keuangan modern menyebutkan bahwa diversifikasi portofolio mampu mengurangi potensi munculnya kerugian yang besar. Konsep ini sangat dipengaruhi dari teori investasi yang dikemukakan oleh Harry Markowitz dalam bukunya modern portofolio theory.
Jadi, pada intinya layanan manajemen investasi itu selalu menjaga portofolio yang anda miliki bisa bertahan lebih lama.
2. Menghindari keputusan bersifat emosional
Seorang investor legendaris waren Buffet mengatakan :”masalah terbesar investor adalah mengelola emosinya bukan pada memilih sahamnya.
Oleh sebab itu, kalau kita perhatikan dengan seksama seorang manajer investasi dalam bekerja selalu melandaskan pada data dan strategi bukan dengan emosi belaka.
3. Strategi yang terbukti dan berbasis penelitian
Banyak penelitian mengungkapkan bahwa rebalancing rutin mampu menjaga stabilitas portofolio. Pun analisis fundamental mampu memprediksi return dalam jangka panjang. Tidak terkecuali juga model kuantitatif akan bisa mengindentifikasi peluang yang tidak kasat mata seorang investor biasa.
Oleh karena itu manajemen investasi akan mengkombinasikan beberapa hal berikut :
- Menggunakan teknologi modern
- Analisis fundamental ekonomi global
- Teori keuangan yang sudah teruji
- Pengalaman para praktisi
Tawaran Manajemen inventasi
Saat ini sangat banyak layanan manajemen investasi yang menawarkan mentoring secara gratis kepada seorang investor. Misalnya, grup investasi berbasis whatsapp sudah banyak ditawarkan di platform facebook. Saya sendiri pribadi mengikuti kelas mentoring dari pak budi sutrisno dalam grup saham elit unggulan.
Dari kelas yang saya ikuti, tampak bahwa nasihat pak budi berbasis data banyak beliau sampaikan hingga rekomendasi saham unggulan mana yang bisa kita beli.
Rekomendasi tersebut cukup manjur dan mampu memberikan keuntungan bagi para investor yang mengikuti kelas beliau. Namun pada sisi berbeda terkadang ada kepanikan investor saat bedah situasi pasar mengkhawatirkan. Saat momen itulah beliau meredam gejolak emosi investor dengan memberikan analisis teknikal atau fundamental yang masuk akal
Perlu dipahami, menggunakan jasa manajemen investasi dengan kewenangan pengelolaan 100% aset full mereka kelolah butuh juga pengetahuan ekonomi dari investor.
Sebab ada banyak sekali istilah teknis yang mereka sering kali gunakan untuk menjelaskan situasi pasar modal sehingga terkadang hal itu membuat kita bingung.
Jadi ada baiknya sambil berinvestasi maka anda juga harus belajar secara bertahap walau hanya untuk pengetahuan dasar saja.
Berbagai istilah perdagangan saham
- Portofolio = daftar harga semua saham
- bulish = percaya harga saham akan naik
- bearish = percaya harga saham akan turun
- IPO = penjualan perdana saham suatu perusahaan go publik
- ARA – batas maksimal kenaikan harga saham dalam satu sesi perdagangan
- deviden = pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham
- IHSG = indeks harga saham gabungan
- POIN = satuan perubahan dalam nilai suatu saham
- Sell = posisi transaksi untuk menjual saham
- buy = posisi transaksi untuk membeli saham
- Lot = banyak lembar saham yang diperdagangkan
- sideways = harga saham yang bergerak mendatar
- Support = level terendah harga sebuah saham namun posisinya kuat yang akan bergerak naik kembali
- Resistance = level tertinggi harga saham yang kuat yang akan berbalik turun
- Analisis teknikal = sebuah analisis saham yang melihat grafik harga, volume transaksi dan pola pergerakan
- Analisis fundamental = sebuah analisis yang melihat laporan keuangan, kinerja perusahaan dan prospek bisnis
- Fomo = Takut ketinggalan momentum sehingga membeli saham tanpa ada analisis matang
Kesimpulan
Manajemen investasi merupakan sebuah solusi yang dapat menjadi pilihan berbagai tipikal investor baik ia baru level pemula atau yang sudah profesional.
Namun kendati menggunakan jasa tersebut, seorang investor pemula wajib memiliki pengetahuan dasar terkait dengan dunia perdagangan saham.



